Vladimir Putin, Orang Terkaya Dimuka Bumi

0
3555
SOCHI, RUSSIA - MARCH 13: Russian President Vladimir Putin holds a glass of champagne during a lunch hosted by the office of the Russian President Vladimir Putin for the Presidents of the International Paralympic Committee member organisations during the 2014 Sochi Paralympic Games on March 13, 2014 in Sochi, Russia. (Photo by Harry Engels/Getty Images)

Lingkarannews.com – Jika pembaca pernah bertanya-tanya tentang berapa kekayaan pribadi Presiden Rusia Vladimir Putin, izinkan saya memberi petunjuk : Dia tidak memerlukannya.

Dari waktu ke waktu, wartawan Barat dan blogger berspekulasi tentang apakah Putin adalah salah satu orang terkaya di dunia atau hanya pemimpin politik terkaya. Jika pembaca browsing dan googling diinternet dengan keyword “kekayaan pribadi Putin” , maka pembaca akan menemukan perkiraan antara US $ 40 miliar dan $ 70 miliar.

Laporan media, yang sering mengutip satu sama lain, akhirnya cenderung mengandalkan satu sumber utama : wawancara November 2007 anggota forum pembicara terkemuka moskow Stanislav Belkovsky, dengan harian Jerman Die Welt. Dalam wawancara, dia mengklaim bahwa Putin ‘mengendalikan’ 37% bagian dari perusahaan minyak Surgutneftegaz dan 4,5% bagian dari monopoli gas alam Gazprom. Estimasi $ 40 miliar. kekayaan Putin hanya seharga 2.007 saham perusahaan-perusahaan tersebut.

“Apakah angka-angka tersebut dapat dibuktikan?” wartawan Die Welt Manfred Quiring bertanya.
“Angka-angka ini benar,” jawab Belkovsky, dan Pewawancara secara telaten meminta Belkovsky menjelaskan lebih detail tentang jumlah $ 40 miliar.
“Angka itu sekarang bisa berubah, saya percaya pada tingkat $ 60-70 miliar,” ujar Belkovsky kepada Maeve McClenaghan Biro Jurnalisme Investigasi.

Tidak pernah ada sedikit pun bukti bahwa Putin memiliki saham di Surgutneftegaz atau Gazprom. Para wartawan Barat menggunakan referensi Belkovsky sebagai sumber pun tidak tahu siapa dia dan menulis tuduhannya hanya karena mereka berbagai macam.
“Permainan apa yang sedang dimainkan Belkovsky – dan atas nama siapa – tidak jelas,” Telegraph dari London warned dalam mengutip tuduhan Belkovsky ini.

Permainan Belkovsky kemungkinan besar berdasar literatur. Mantan programmer komputer, berbalik menjadi konsultan politik, ia telah menulis beberapa buku tentang Putin dan serta menampilkan humor yang biasa dilakukan oleh tokoh politik Rusia. Pesona Belkovsky, gaya santai dan keabsurdan intuisinya, membuatnya menjadi kolumnis populer. Bahkan ketika ia berceloteh bahwa Rusia telah menjadi monarki konstitusional yang dipimpin oleh Michael dari Kent atau Pangeran Harry, orang mendengarkannya seolah-olah ia serius.

Almarhum taipan Boris Berezovsky, mengakui bahwa ia penah mempekerjakan Belkovsky, yang seorang Yahudi, pengumpul kekuatan nasionalis Rusia yang melawan Putin. Proyek ini tidak pernah mendatang hasil, mungkin karena banyak dari kaum nasionalis yang menolak anti-Semit.

Tuduhan Belkovsky sampai telinga Putin, ketika wartawan Associated Press bertanya saat konferensi pers Februari 2008 : “Beberapa surat kabar telah melaporkan bahwa Anda adalah orang terkaya di Eropa Jika demikian, apa yang merupakan sumber kekayaan Anda?” . Putin dengan tegas membantahnya “Ini hanya obrolan omong kosong, tidak benrguan untuk dibahas,” katanya. “Mereka mengeluarkan omongan itu seperti dari hidung mereka dan mengelapnya dengan kertas.”

Namun, ada beberapa substansi yang mencurigakan dari sisa jawaban Putin : “Saya orang terkaya tidak hanya di Eropa tetapi di seluruh dunia. Saya mengumpulkan emosi, kekayaan saya adalah orang-orang Rusia yang telah dua kali mempercayakan saya untuk memimpin bangsa yang besar seperti Rusia – Saya percaya bahwa saya adalah kekayaan terbesar”.

Hal ini mungkin terdengar bagai udara panas. Faktanya kekuatan Putin adalah kekayaan yang lebih dari satu macam.

Politisi oposisi, Boris Nemtsov, manta wakil perdana menteri di bawah pendahulu Putin, Boris Yeltsin, menerbitkan laporan akhir tahun berjudul “Putin. Korupsi.” Menggunakan informasi dari sumber-sumber terbuka, terutama laporan surat kabar, laporan yang menggambarkan bagaimana kerabat dan teman-teman Putin menjadi kaya selama pemerintahannya. Hal ini juga coba ditarik bersama deras informasi tentang tunjangan Putin sebagai kepala negara, termasuk yacht mewah dan tempat tinggal yang megah. Seluruh bab dikhususkan untuk koleksi jam tangan Swiss mewah Putin, yang tidak bisa diperoleh dengan gaji resminya yang kurang dari $ 200.000 per tahun.

Laporan Nemtsov, kini banyak menjadi sumber untuk memberitakan tentang kekayaan Putin sebagaimana klaim Belkovsky ini, tidak membahas kekayaan pribadi presiden Rusia atau apakah ia memilki kekayaan tersebut. Sebagai mantan pejabat tinggi pemerintah, Nemtsov tahu bahwa di Rusia, pemimpin nasional tidak membutuhkan uang atau aset seperti itu. Dia memiliki seluruh negeri, didalam genggamnya. Putin hanya cukup menjentikkan jarinya, dan perusahaan milik negara akan menyerahkan aset kepada teman-temannya dengan harga sangat murah. Bisikan dari dia, dan pengusaha swasta yang kaya akan menambah perbaikan kemewahan kediaman presiden.

Tentang bagaimanapun itu, setup aman yang akan terus berlangsung sampai Putin menyerah kekuasaan? Pada tahun 2008, dengan Putin dipaksa menyerah kepresidenan-nya setelah ia menjabat dua periode, maka Sekretaris Condoleezza Rice menulis melaui kabel diplomatik, menurut sumber oposisi Rusia, Putin sangat “gugup berusaha untuk mengamankan imunitas masa depannya dari potensi investigasi penegak hukum pada dugaan hasil terlarang”. Kegugupan itu, menurut kabel, diterjemahkan ke dalam pilihan terlemah, mudahnya Dmitri Medvedev sebagai penggantinya Putin.

Sejak itu ternyata Putin tidak berniat untuk menyerahkan kekuasaan sama sekali. Jabatan presiden ketiga habis pada tahun 2018, dan dia akan memenuhi syarat yang lain, setelah itu dia menyerah ketika usianya mencapai 65. Dia memiliki banyak waktu untuk mengubah kekuatan dan kenikmatan yang telah dinikmati teman-temannya dan keluarga menjadi kas aktual dan aset. Pada titik ini, itu tidak dibutuhkan. “Kapitalisme” negara yang akan memegang dan mengeksploitasi properti atas nama negara – yang berarti, akhirnya, atas nama Putin, kolektor pemilih dan emosi. (SUMBER)

(ADW)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY