Sejarah Kelam Dinasti Rothschild

0
875
Rothscild Family - Sumber Gambar : Seeker.com

Lingkarannews.com Jakarta – Ada adagium dalam bahasa inggris yang berbunyi : ” Give a man a gun, he can robe the bank. Give a man a bank, he can robe the world “. Adagium ini sesuai sekali dengan penggambaran Dinasti Rothschild yang amat termasyur karena kekayaan yang dimiliki mereka di bisnis perbankan keluarga Rothscild.

Diawali dengan Mayer Amschel Rothschild, Founder dinasti Rothschild, seorang keturunan Yahudi yang lahir di Getto ( perkampungan kumuh Yahudi Ashkenazi ) di Frankfurt 1744. Ia adalah satu, dari 7 bersaudara. Ayah-nya, Amschel Moses Rothschild adalah seorang pedagang mata uang dan Sutra di kawasan Getto dimana Amschel lahir.

Tidak banyak mengetahui bahwa dinasti Rothschild yang amat termasyur itu banyak memiliki sejarah kelam dalam perjalanan kehidupan Dinasti mereka. Baik itu yang tekait dengan bisnis dan politik, hingga keluarga. Berikut sejarah kelam Dinasti Rothschild.

1. Dinasti Rothschild Penganut Incest.

Setelah Mayer Amschel Rothschils berhasil menancapkan kekuatan bisnis perbankan keluarga-nya di daratan eropa, Amschel mulai berfikir untuk membentuk dinasti Roschild. Dengan alasan menjaga kekayaan keluarga, dan juga menjaga tradisi Yahudi, Mayer Amschel Rothschild mengarahkan anak dan cucu-nya untuk memprioritaskan pernikahan sedarah, atau paling tidak pernikahan dengan keturunan asal muasal mereka, yaitu Yahudi Ashkenazi. Anggota keluarga yang menikah tidak dengan saudara sedarah dan Yahudi Ashkendzi, dengan sendirinya akan terhapus dalam daftar pewaris utama kekayaan keluarga.

2. Dinasti Rothschild Membiayai Perang Napoleonic ( War of the third – Seventh coalition )

Napoleonic Wars Sumber Gambar : Wikipedia

Membuktikan bahwa Dinasti Roschild bisa mengatur segala sesuatu yang ada didunia kecuali cuaca, Dinasti Rothschild mulai menunjukkan kemampuan-nya. Demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar dan berlipat ganda pada masa pergolakan eropa abad 19, Dinasti Rothschild membiayai perang Napolenic, perang besar pada masa itu.

Rothschild dikabarkan meminjamkan uang kepada masing-masing pemerintah yang terlibat dalam perang napoleonic, dan menuai keuntungan dari bunga pinjaman dari peminjam, dan penguasaan hak pencetakan uang dinegara yang terlibat perang, baik pihak yang menang maupun yang kalah setelah perang usai.

3. Dinasti Rosthchild Memiliki Tradisi Pesta Aneh dan Bebau Ritual Satanic

Surealistic Ball
Surealistic Ball Party – Sumber Gambar : Dangerous Mind

Sebagai Dinasti terkaya, bukan hal aneh jika mereka memiliki tradisi pesta tahunan yang sangat rahasia, dan aneh dalam standard norma khalayak ramai. Salah satu pesta rahasia teraneh yang pernah mereka lakukan adalah Surealist Ball, yang diadakan pada tahun 1972. Dress code yang diwajibkan pada pesta tersebut, bisa terbilang dress code yang tidak biasa, lebih cenderung aneh, dengan aroma satanic yang kental.

Beberapa rumor mengatakan bahwa dalam pesta tersebut, ada bagian acara yang bentuk-nya menyerupai ritual satanic. Dua dari beberapa tamu undangan yang hadir adalah Audrey Hepburn dan Salvador Dali.

4. Dinasti Rothschild Terlibat Dalam Pemanipulasian Perdagangan Emas Selama 2 Abad

Pada tahun 2003, Bank investasi yang telah memimpin pertemuan London yang menetapkan harga emas dunia sejak 1919 mengundurkan diri dari pasar. NM Rothschild akan menarik diri dari semua aktivitas perdagangan komoditasnya, yang mencakup bisnis perdagangan emas. Langkah ini mengakhiri hampir 200 tahun tradisi NM Rothschild. NM Rothschild didirikan di London pada tahun 1810 oleh Nathan Mayer Rothschild, yang membantu membiayai pasukan Duke of Wellington dalam perang Napoleon melalui perdagangan emas.

Perusahaan menyelenggarakan dan melayani pertemuan dua kali sehari yang secara efektif menetapkan harga emas dunia. Pertemuan diadakan di sebuah ruang mewah di kantor bank di St Swithin’s Lane. Empat perusahaan lainnya yang terlibat adalah Deutsche Bank, HSBC, Canada Scotia Bank and Societe Generale. Ketika terjadi pengunduran diri, harga emas turun US$ 7 per once.

5. Dinasti Rothschild Terlibat Dalam Resesi dan Depresi Amerika Serikat dan Pendirian The FED

Panic 1907

Lewat kaki tangan-nya di Amerika Serikat, yakni JP. Morgan dan Jacob Schiff ( God Of Wall Street), Rothschild membuat skenario kekacauan perbankan dan keuangan. Pada tahun 1907, dalam sebuah pidato di depan konggres, Jacob Schiff mengungkapkan penting-nya keberadaaan sebuah Bank Santral dalam sebuah negara – Amerika Serikat saat itu belum memiliki Bank Sentral. Setelah Jacob Schiff berpidato, JP Morgan pun membuat isu yang tidak kalah mengkhawatirkan bahwa akan “ ada dua bank yg tidak memiliki likuiditas dan akan bangkrut ”. Rakyat bertambah panik, demikian juga dengan nasabah bank. Segera setelah itu rush money terjadi di bank-bank. Padahal sebenarnya, sebelum pidato dan isu yang sengaja dihembuskan, kondisi perbankan baik-baik saja. Perbankan justru bermasalah ketika rush money terjadi. Negara terancam krisis. Krisis ini yang menyebabkan resesi dan depresi di Amerika Serikat, yang dikenal dengan Panic 1907. 6 Tahun setelah masa krisis tersebut, The FED berdiri ( Bank Sentral Swasta ).

Lewat penguasaan The FED ini, Rothschild menguasai perekonomian Amerika Serikat, dan bertanggung jawab atas segala fluktuasi, krisis ekonomi di Amerika Serikat yang terjadi selama 2 abad terakhir.

6. Amcshel Mayor Rothscild Mati Gantung Diri, Tahun 1996

Amschel Mayor Rothschild, generasi ke-3 Dinasti Rothschild, ditemukan tegas gantung diri di hotel Bristol Paris pada Bulan Juli tahun 1996. Kematian tersebut terjadi beberapa jam setelah pertemuan, di mana rencananya akan didiskusikan merger perusahaan manajemen aset milik keluarga Rothschild. Kematian Amschel diduga akibat depresi yang ia alamai setelah kematian Ibuda tercinta-nya Teresa Georgina Mayor yang telah meninggal 3 Minggu sebelum ia gantung diri.

Amschel Mayor Rothschild adalah executive chairman dari Rothschild Asset Management pada keluarga perbankan Rothschild di Inggris.

Adityawarman @aditnamasaya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY