‘Pintar’ nya KPK Mengatur Tensi Pengungkapan; antara Kasus Reklamasi dan Sumber Waras

0
2114

Lingkarannews.com- Setelah publik dibuat ramai terkait pernyataan KPK mengenai tidak ditemukannya unsur korupsi pada kasus sumber waras; kini kembali publik diberikan ramainya informasi tentang adanya aliran dana 30 Milyar kepada Teman Ahok dari pengembang dari kasus reklamasi.

Apa yang sedang dilakukan oleh KPK adalah sebuah teknik mengatur tensi pengungkapan; namun akhir dari semua itu tidak ada yang akan menjadikan Gubernur Ahok sebagai salah satu tersangka kasus.

KPK mengatur tensi pengungkapan agar publik atau masyarakat satu demi satu mengikuti framing yang dimainkan oleh KPK; seolah kasus reklamasi adalah sebuah harapan baru untuk pengungkapan yang melibatkan orang nomor satu di DKI itu; setelah di kasus sumber waras KPK sudah mengeluarkan pernyataan yang tidak sesuai harapan masyarakat terkait orang nomor satu di DKI tersebut.

Kasus reklamasi menjadi peredam kasus sumber waras itu sendiri; dengan harapan pengungkapan satu demi satu di kasus reklamasi akan ‘meredam’ tensi pada kasus sumber waras yang sudah sangat terang benderang dengan adanya hasil audit BPK yang mengatakan adanya penyimpangan sehingga menimbulkan kerugian negara.

KPK menjadikan satu kasus sebagai peredam kasus yang lain; mengatur tensi fokus publik atas perhatian penegakkan hukum yang akan dilakukan oleh KPK terkait kasus sumber waras namun oleh KPK dialihkan kembali dengan kasus reklamasi.

Pertanyaannya mungkin, sampai kapan KPK akan terus memainkan dan mengatur tensi publik atas perhatiannya kepada usaha penegakkan hukum anti korupsi yang dilakukan oleh KPK? apakah sampai KPK ‘hilang’ dengan sendirinya?

(Adityawarman @aditnamasaya)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY