Nelayan China di Latih Militer, bagaimana dengan Tenaga Kerja Kasarnya?

0
1016

Lingkarannews.com Ekbis- Ketika kapal patroli TNI berpapasan dengan kapal nelayan Tiongkok, tak akan pernah menjadi situasi yang simpel, karena nelayan Tiongkok bukanlah nelayan pukat kebanyakan, namun merupakan milisi bersenjata di bawah payung Milisi Maritim Angkatan Perang RRC, People’s Liberation Army (PLA).

Itulah bedanya, saat nelayan Indonesia mahir berunjuk rasa, nelayan dari Negeri Tirai Bambu ini mahir menggunakan senjata api, mengasah sangkur, mempreteli granat, dan turut dalam operasi militer.

Reuters melaporkan pada 30 April lalu, milisi nelayan Beijing ini memang diarahkan untuk melakukan aktivitas penangkapan di wilayah perairan yang bersengketa, terutama perairan Laut China Selatan.

Itulah Informasi mengenai kemampuan nelayan asal China, yang tak hanya memiliki kemampuan nelayan saja, tetapi sudah memiliki kemampuan militer dan intelejen

Logikanya, kalau nelayan nya saja memiliki kemampuan seperti diatas, lalu bagaimana dengan tenaga kerja kasar asal China? apakah murni ingin hanya ingin bekerja di Indonesia? dan mengapa hanya ada tenaga kerja laki laki tanpa ada tenaga kerja wanitanya?

Ditambah perawakan tubuhnya yang ala tentara yaitu cepak, tegap dan atletis

Nelayan nya saja ditugasi misi untuk memata matai, serta mengantisipasi dengan kemampuan menggunakan senjata, menjinakkan ranjau dan perang terbuka

kembali lagi, lalu bagaimana dengan tenaga kerja kasarnya yang dikirim ke Indonesia?

Karena sebelumnya saja, pada peristiwa penangkapan 31 WNA asal China di Bogor, mereka mengaku sebagai polisi di negerinya (China)

Jadi, bisa saja Tenaga Kerja Kasar asal China yang sekarang banyak dikirim ke Indoensia, bukanlah tenaga kerja kasar biasa, tetapi mereka bisa saja memiliki kemampuan militer dan intelejen

(Adityawarman @aditnamasaya)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY