KPK Level Kampung

0
372

 

 

Lingkarannews.com- KPK level Kampung, karen sakit akan trauma untuk menyentuh pejabat dan politisi pusat, kini KPK beralih mengincar pejabat dan politisi di daerah

Hal ini menandaskan KPK kini menurunkan kualitas tangkapannya, dan itu bisa memberikan gambaran betapa parahnya sakit traumatik yang diderita KPK saat ini.

Dihitung mulai dari kasus Budi Gunawan yang sangat melelahkan sehingga mempengaruhi psikologis pada diri KPK, hingga rangkaian tuntutan sidang PraPeradilan dari para tersangka hingga timbulnya putusan bebas dari hakim PraPeradilan; tanpa disadari semua telah merubah bentuk karakter KPK saat ini.

KPK alami masa trauma hebat, sehingga mulai membatasi targetnya kini hanya sekelas pejabat dan politisi daerah yang tentu tak begitu banyak memerlukan tekanan psikologis.

Tidak perlu hadapi tekanan Psikologis, tetapi tetap dilihat oleh masyarakat, ‘ada kerjanya’

KPK level Kampung dikuatirkan kedepannya menjadi karakter bawaan KPK yang lebih kompromi dan tidak berani ‘bertingkah’ dihadapan penguasa yang berkuasa saat ini.

Bagi sebuah lembaga anti korupsi yang menjadi andalan terdepan bangsa, KPK telah merendahkan dirinya sendiri dan memberikan wilayah’kekuasaannya’ kepada Bareskrim Polri, sudah diketahu oleh Publik Bareskrim Polri sudah mengeluarkan statement akan mengungkap 6 kasus korupsi besar tanah air.

Ketika KPK dilemahkan oleh sang penguasa, dan daerahnya kini mulai ‘dikuasai’ pihak lain (Bareskrim) apakah pantas kita berpikir; Apakah KPK masih diperlukan?

Karena KPK saat ini tak lebih menjadi lembaga yang ‘traumatik power sindrom, dan semua mengarah kepada kompromi sehingga labelisasi KPK sebagai lembaga super, kini seolah tak lebih menjadi lembaga Negoisiasi

KPK level Kampung

 

 

(dw)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY