Konspirasi Pembunuhan JFK Yang Tidak Banyak Diketahui

0
3653

Lingkarannews.com l Jakarta – 22 November 1963 adalah tanggal dimana masyarakat Amerika Serikat dan atau bahkan mungkin dunia berduka. Seorang putera terbaik ( dalam versi masyarakat Amerika Serikat ) dibunuh oleh  Lee Harvey Oswald dalam perjalanan dinas kenegaraan ke Dallas wilayah negara bagian Texas, Amerika Serikat.

Banyak teori konspirasi yang mengungkapkan mengapa JF. Kennedy dibunuh, salah satu yang cukup popular adalah JF. Kennedy dibunuh sendiri oleh orang-orang dalam Washington ( baca : White House ). Menurut Dr. Paul Craig Roberts, yang sebagai seorang pemuda yang bekerja di Gedung Putih selama pemerintahan JFK, Kennedy dibunuh oleh orang-orang tersebut karena  karena penentangannya terhadap Perang Vietnam dan industri militer.

“Kennedy bermaksud menarik AS keluar dari Vietnam setelah ia terpilih kembali. Dia bermaksud untuk memecah CIA ‘menjadi seribu keping’ dan membatasi industri militer-keamanan yang memanfaatkan anggaran AS”, tulis Dr Paul Craig Roberts.

“Dan itu sebabnya dia dibunuh. Kejahatan yang berada di Washington tidak hanya membunuh pemimpin asing yang mencoba untuk melakukan hal yang benar, tetapi juga pemimpin mereka sendiri”, tambahnya.

Namun tidak sedikit pihak yang meragukan teori konspirasi berdasarkan kesaksian Dr. Paul Craig Roberts tersebut. Mereka berpendapat bahwa ada konspirasi lebih besar lagi dibalik pembunuhan JF. Kennedy dari sekedar perang Vietnam. Salah satu teori konspirasi yang belakangan mulai muncul adalah teori konspirasi tentang : Hubungan Terbunuhnya JF. Kennedy dan Hak Pencetakan Uang ( US Dollar / Federal Reserve Notes ).

Semua orang tau bahwa uang dicetak oleh bank sentral dinegara tersebut. Bank sentral lah yang memiliki hak mencetak uang resmi yang diakui. Kalau di Indonesia, oleh Bank Indonesia ( BI ), di Inggris Bank Of England (BoE), Di Jepang Bank Of Japan (BoJ), dan tentu Di Amerika, hak pencetakan uang tersebut dipegang oleh US Federal Reserve ( The FED ).

Namun banyak yang tidak tau, bahwa dinegara-negara maju, Bank Sental ini bukan lah milik Pemerintah, melainkan milik swasta. Sila Baca Encyclopaedia Britannica. Ada satu kalimat yang berbunyi : “A Federal Reserve bank is a privately owned corporation”. 

Tidak cukup dengan itu? sila baca juga hasil investigasi House of Representatives, 94th Congress, 2nd Session, August 1976 tentang siapa pemilik Feds yg sesungguhnya. Ada 300-an pemilik ( apakah ada kaitan dengan committe 300? ). Dan pemilik ( saham ) yang utama & terbesar adalah Rothschild, Warburg, Rockefeller.

Karena Bank setral tersebut milik swasta, sudah barang tentu bank sentral ini berorientasi profit. Cari keuntungan yg sebesar-besarnya nya. Caranya? tiap lembar US Dollar yg dicetak Feds adalah utang + bunga yg harus dibayar oleh Pemerintah & rakyat AS melalui pajak.

JF. Kennedy vs Secret Society

Mengenai Secret Society, sudah banyak orang yang menuliskan. Bahkan di Lingkarannews.com sendiri telah banyak menyajikan tulisan mengenai Secret Society. Sila search di tab pencarian Lingkarannews.com

JF. Kennedy dikenal sebagai presiden Amerika yang cerdas, punya integritas & nyali besar. Dalam beberapa kesempatan Kennedy selalu mengungkapkan ketidak setujuannya dengan sistem bank sentral swasta yg dimiliki oleh ‘komunitas rahasia’ (secret societies) tersebut.

Dalam satu pidatonya di acara the American Newspaper Publishers Association, Waldorf-Astoria Hotel, New York, Kennedy mengatakan:

“…we are as a people inherently and historically opposed to secret societies…we are opposed around the world by a monolithic and ruthless conspiracy….”

“…It is a system …that combines military, diplomatic, intelligence, economic, scientific, and political operations.” 

Apa yang disampaikan oleh Kennedy saat itu adalah mengkritik keras keberadaan Bilderberg meeting yang di motori oleh Secret Society terbesar, yaitu Freemasonry.

Perlawanan JF. Kennedy Melalui Keppres No. 11110

4 Juni 1963, Presiden Kennedy menandatangani Executive Order No. 11110 (Keppres) yang memberi kekuasaan kepada Pemerintah AS untuk menerbitkan uang sendiri tanpa melalui Federal Reserve, sehingga bebas utang dan bunga. Keppres No. 11110 ini adalah bentuk perlawanan JF. Kennedy terhadap oligarki Secret Society.

Kennedy's USD vs The FED's USD -1JF. Kennedy memerintahkan Departemen Keuangan AS untuk mencetak uang koin perak, pecahan uang kertas USD 1, 2, 5, 10 dan 20. Langkah ini mengakhiri kekuasaan Federal Reserve (sementara). Dengan memiliki uang sendiri, maka rakyat Amerika tak perlu membayar bunga atas uangnya sendiri.

Keppres yang dikeluarkan JF. Kennedy ini yang membuat pemilih ( saham ) Federal Reserve merasa terganggu dan mulai terancam eksistensi bisnis mereka. Dan seperti kebanyakan yang terjadi pada tokoh-tokoh Amerika Serikat dan Dunia, JF. Kennedy pun menelan akibatnya. Lima bulan setelah mengeluarkan Executive Order No. 11110, JF. Kennedy tewas dengan cara yang mengenaskan.

Pada gambar terlampir diatas, dapat tergambar dengan jelas sikap JF. Kennedy. Uang kertas yang dikeluarkan JF. Kennedy memliki cap berwarna merah, Penerbitnya tertulis United State Notes, dan tidak ada kalimat : in God We Trust. Sedangkan pada uang kertas US Dollar yang diterbitkan oleh the FED memiliki struktur yang sama dengan mata uang Dollar yang terbit sampai hari ini … ( Masih ada pertanyaan siapa yang menguasai Amerika Serikat ? )

Berbagai Sumber

( ADITYAWARMAN ) @aditnamasaya

 

 

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY