Kebohongan Tanpa Jaminan, Ketika CDB Meminta Jaminan untuk Pencairan Dana

0
2454

Lingarannews.com Ekbis- Ingat pernyatan “Si pemberi uang ingin uang dijamin kembali, itu masih kita rundingkan, mungkin tinggal hanya beberapa hal saja kok jaminan. Besok kami bahas di Beijing untuk finalisasi,” kata Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), Bintang Perbowo, di Kementerian BUMN, Jakarta

Itu pernyataan pada bulan Mei 2016, lalu awal bulan Juni 2016 kembali PT Kereta Cepat Indonesia China memberikan laporan kepada CDB untuk rencana pencairan pada Juli 2016; namun hasilnya?

Ini soal jaminan, sang peminjam yaitu CDB meminta jaminan dari proyek kereta cepat tersebut; dan Penjaminan dilakukan oleh perusahaan patungan milik konsorsium BUMN Indonesia dan China, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Jaminannya yaitu berupa aset yang dimiliki PT Kereta Cepat Indonesia China, seperti pernyatan Direktur Utama PT Wijaya Karya; “Ya aset si perusahaan itu, KCIC. WIKA nggak boleh beri penjaminan karena BUMN.

Jelas sudah, apa yang dulu digembar gemborkan bahwa Penunjukkan China sebagai pemenang tender kereta Cepat dengan alasan tanpa perlu adanya jaminan adalah Bohong belaka

Semua satu persatu terungkap dihadapan publik, ‘tidak ada makan siang gratis’; mereka (China) pasti sudah memiliki hitungan untuk beruntung bukan untuk merugi terkait penunjukkan sebagai pemenang proyek kereta cepat Jakarta Bandung

Selalu ada jaminan dibalik pinjaman, Publik harusnya cerdas menilai, jangan sampaai negeri ini tergadai karena ambisi pencitraan penguasa

(Adityawarman @aditnamasaya)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY