Ironi PDIP: Totalitas demi Ahok, Akhirnya Mempengaruhi Suara Calon Pemimpin PDIP Di Daerah

0
4900

Lingkarannews.com Jakarta- Totalitas PDIP untuk memperjuangkan Basuki Tjahja Purnama alias Ahok (Gubernur Petahan) ternyata memberi dampak pada suara Calon Pimpin daerah yang diusung PDIP

Rontoknya suara pemilih calon pemimpin daerah yang diusung oleh PDIP, diakibatkan secara langsung dari keputusan PDIP sendiri untuk membela mati matian Calon Gubernur Petahana yang terseret kasus penistaan agama

Soal kasus penistaan yang dilakukan Gubernur Petahana, sudah bukan bicara wilayah Jakarta saja, tetapi sudah mencangkup kegaduhan nasional, hal inilah yang lalu membuat para pemilih daerah berpikir ulang untuk memilih calon pemimpin yang diusung oleh PDIP

Kegaduhan nasional serta begitu viralnya informasi melalui social media terkait kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubenur Petahana ditambah totalitas pembelaan yang dilakukan oleh PDIP dalam suksesi Pilgub DKI secara langsung mmeberi efek terhadap suara pemilih calon pemimpin daerah yang diusung oleh PDIP

Mungkin hal ini harus dicermati secara cerdas oleh para politisi PDIP baik didaerah dan dipusat, karena pertaruhan adalah eletabilitas suara secara nasional pada pemilihan legislatif pada 2019

Rakyat Indonesia masih berpegang kepada sikap DPP PDIP yang secara totalitas membela keberadaan gubernur Petahana, salah satu contohnya adalah keputusan Mendagri yang diketahui adalah bagian dari PDIP untuk tetap mengaktifkan Ahok sebagai Gubernur DKI setelah masa cuti berakhir

Totalitas PDIP untuk Pilgub DKI, menjadi pertaruhan pada eletabilitas suara PDIP 2019 dan itu sudah terlihat pada hasil pilkada 2017 dimana suara calon pemimpin daerah yang diusung oleh PDIP banyak yang rontok

 

Adityawarman @aditnamasaya

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY