Diprediksi Hanya Mampu Terealisasi 55,5% Hingga Tahun 2019, Proyek 35.000 MW Hanya Tinggal Kenangan

0
378
OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Lingkarannews.com l Jakarta – Dewan Ekonomi Nasional memastikan bahwa capaian proyek pembangkit listrik 35.000 megawatt (MW) hingga tahun 2019 hanya akan mencapai angka capaian 19.700 MW.

” Kami memastikan 99,9% program 35.000 MW tidak akan tercapai pada tahun 2019 ” ucap Rinaldy Dalimi, anggota DEN pada konferensi pers seusai sidang DEN ke -19 di gedung Kementrian ESDM, Jakarta.

DENPersoalannya rata-rata menyangkut pembebasan lahan. Bahkan lebih dari 30 rencana pembangunan pembangkit listrik yang belum ditetapkan lokasi-nya.

Target realistis proyek tersbut pada tahun 2019 mendatang disebut hanya 19.700 MW. Itupun dengan catatan PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN) harus bekerja cepat menyelesaikan financial Closing seluruh proyek pembangkit listrik akhir tahun ini.

“Itu dengan asumsi, seluruh proyek selesai dalam kurun waktu 36 bulan. Disamping itu hambatan-hambatan terkait perizinan dan pembebasan lahan harus seger diatasi,” Katanya.

Sedangkan anggota DEN, Tumiran menambahkan, pembangunan 35.000 MW pembangkit listrik juga harus diikuti pertumbuhan indutstri senagai upaya peningkatan produktifitas nasional, jika tidak maka Pembangunan Pembangkit Listrik 35.000 MW ini justu akan menjadi beban, karena ketersediaan listrik nantinya tidak terserap dengan baik.

Pada kesempatan yang sama kepala Biro Komunikasi Pelayanan Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Sijatmiko mengatakan, kendati diperkirakan hanya akan mencapai 19.700 MW, PLN terus didorong supaya adapat merealisasikan kapasitasnya diatas angka tersebut.

Sementara itu, pengamat energy Berly Martawardaya menilai bahwa dalam mewujudkan target 35.000 MW yang selalu dibanggakan, pemerintah harus membantu PLN dalam hal pendanaan, sebab pembangunan jaringan di pulau-pulau terpencil memerlukan dana yang besar.

( ADW / NDI )

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY