Dahsyatnya Penguasaan China di Timor Leste dari Ekonomi hingga Militer, Akankah Indonesia Seperti itu?

0
16430
20090828adf8144078_066.JPG Photograph by LAC Christopher Dickson Caption: President of East Timor, His Excellency, Dr Jose Ramos-Horta, inspects the soldiers of the East Timor Defence Force (F-FDTL) during the official opening ceremony of the Presidential Palace in Dili, East Timor. Mid Caption: The week of 24 to 30 August was a week of celebrations for East Timor as the country moved to commemorate the 10th Anniversary of Popular Consultation. Troops serving with the International Stabilisation Force in Dili celebrated with the locals as part of a cultural day at the Dili Trade Expo on August 25th. The Maori Cultural Group comprising New Zealand members of B Company performed the Haka and Timor-Leste Battle Group VI teams battled members of the Timor Leste Police Development Program in the tug-o-war. A few days later, soldiers and officers were playing the locals of Ulmera in volleyball and soccer as part of a sports-oriented cultural day. The week included the official opening of the New Presidential Palace, attended by Commander of the International Stabilisation Force, Brigadier Bill Sowry, and an official parade to mark the 10th Anniversary. Troops also had the opportunity to wave to their families when Sunrise’s David Koch, in East Timor to mark the celebrations, featured them on a morning broadcast.

Lingkarannews.com Jakarta- Indonesia harus belajar tentang Timor Leste, bagaimana China berhasil menguasai sendi sendi ekonomi negara Timor Leste dengan cepat, berawal alasan pembangunan infrastruktur dan pemberian utang

Kini di Timor Leste sangat mudah ditemukan pendatang asal China, yang masih memakai bahasa China; mereka adalah Tenaga Kerja yang dipekerjakan pembangunan pembangunan infrstruktur seperti jalan dan jembatan

Hal ini terjadi, karena dulunya Beijing telah memberikan jutaan dolar AS untuk membangun istana kepresiden baru, kantor kementerian luar negeri, dan markas besar militer Timor Leste.

Ketiga bangunan itu adalah struktur bangunan baru yang paling impresif di Dili, dan membuat Australia berkerut keningnya, apalagi negeri satu ini menganggap Timor Leste ada dalam jangkauan pengaruhnya.

Dari hubungan antara kedua negara (Timor Leste dan China) tersebut, pemerintah China berhasil memasukkan ratusan ribu warganya untuk dipekerjakan pada proyek proyek yang dijalankan oleh perusahaan China

Sekarang setiap sudut kota Dili, toko toko besar bahkan rumah makan cepat saji seperti MacDonald ataupun KFC pemilik dan pekerjanya adalah orang China

Initinya kini yang menjadi ‘pembangun’ sektor ekonomi di Timor Leste adalah orang atau pendatang asal China

Dan yang utama, setelah Pemerintah China ‘menguasai’ perekonomian Timor Leste maka yang dikuasai selanjutnya adalah kepentingan Militernya

Banyak yang tidak tahu, Timor Leste adalah tempat Radar utama kapal dan pesawat milik China serta sedang dalam rencana untuk pembangunan pangkalan militer disalah satu wilayah Timor Leste

Perihal Pangkalan Milter tersebut diketahui, ketika angkatan Laut Amerika sedang memberikan bantuan pencarian pesawat malayasia airline MH37 di samudera Hindia, ketika melintasi wilayah Timor, ada otoritas militer China meminta konfirmasi keberadaan

Melihat hal tersebut, apakah Indonesia mau dijadikan Timor Leste ke-dua, dikuasi oleh China dengan berbagai cara salah satunya melalui utang dan dengan alasan pembangunan infrastruktur

Karena kini sudah ada bukti contohnya, yaitu Timor Leste

(Adityawarman @aditnamasaya)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY