Benarkah The Fed Akan Kembali Menunda Menaikkan Suku Bunganya Pada Desember ini?

0
244

Lingkarannews.com Jakarta- Mantan Menteri Keuangan periode 2013-2014, Chatib Basri menilai The Fed bakal menunda untuk menaikkan suku bunga acuannya akhir tahun ini.

Pasalnya, dolar tengah mengalami penguatan terhadap hampir seluruh mata uang negara lain. Hal ini akibat pelaku pasar telah mengantisipasi kenaikannya.

“Saya perkirakan The Fed tidak akan menaikkan suku bunga tahun ini,” ujar Chatib di Jakarta.

Alih-alih pada akhir tahun ini, Chatib melihat The Fed baru menaikkan suku bunganya kembali pada kuartal pertama tahun depan. Diperkirakan Chatib, kenaikan suku bunga AS pada kuartal I 2017 setidaknya bisa mencapai 50 basis poin.

Kebijakan kenaikan suku bunga AS tahun depan, menurut Chatib, juga dipicu oleh kebijakan Donald J. Trump sebagai Presiden AS. Dalam kampanyenya, Trump ingin melakukan pembangunan namun mengurangi tarif pajak. Konsekuensinya, defisit anggaran diperkirakan akan melebar dan membuat pemerintah menaikkan porsi utang

Sementara Bank Indonesia (BI) memperkirakan kenaikan Fed Fund Rate atau kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat Federal Reserve atau The Fed sebesar 0,25 persen di akhir 2016.

“Dari pantauan kami tahun ini suku bunga AS atau Fed Funds Rate itu naik kurang lebih 25 basis poin atau 0,25 persen,” kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dikutip dari Antara

Dan Bambang P.S. Brodjonegoro, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Federal Reserve (The Fed) pada bulan ini.

“Bulan ini, sebelum akhir tahun, kelihatannya akan ada kenaikan suku bunga The Federal Reserve,” tutur Bambang, kemarin.

Sebelumnya, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya di rentang 0 – 0,25 persen selama tujuh tahun,dari Desember 2008 hingga Desember 2015. Setelah itu, The Fed menaikkannya sebesar 25 basis poin ke level 0,25 – 0,50 persen dan berlaku hingga kini. Kebijakan moneter itu dipertahankan guna mendorong pertumbuhan pasar tenaga kerja dan mencapai target inflasi AS sebesar 2 persen.

Menurut mantan Menteri Keuangan (Menkeu) ini, waktu kenaikan suku bunga acuan AS tahun ini akan mengikuti pola tahun lalu, yaitu di akhir tahun. Hal itu, kata Bambang, juga diperkuat dengan pernyataan The Fed yang akan menyesuaikan suku bunga acuannya setelah pemilihan Presiden AS beberapa waktu lalu.

Red

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY