Antara Hambalang dan Sekolah Intelejen Negara; Mengapa Jokowi Beda Perlakuan

0
2411

Lingkarannews.com-¬†Presiden Jokowi pernah melakukan ‘blusukan’ diproyek mangkrak Hambalang sebagai bagian ‘sindiran’ keras kepada presiden sebelumnya; Namun publik mungkin lupa ada proyek mangkrak yang diresmikan oleh presiden Megawati yaitu Sekolah Intelejen Negara

Hambalang dulunya rencananya dijadikan sebagai Pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON); berbagai fasilitas dibangun di tanah yang menurut pengamat lingkungan tidak layak karena kondisi tanah yang kurang pas

Sementara, seperti dikutip dari laman media Merdeka.com, sekolah Intelijen Negara yang diresmikan peletakan batu pertamanya oleh Presiden Megawati Soekarnoputri tahun 2003 silam di Batam hingga kini tak jelas kelanjutannya.

Awal proyek ini dicanangkan untuk menjadi sekolah intelijen bertaraf internasional pertama di dunia. Saat itu, ide tersebut dikeluarkan oleh AM Hendropriyono yang menjabat Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).

Letak sekolah tersebut dibangun di atas lahan seluas 15 hektare di kecamatan Nongsa, dengan bantuan Otorita Batam untuk lahan dan Pemerintah Kota Batam untuk izin mendirikan bangunan.

Sekolah Intelijen Negara 2016 merdeka.com/martin siahaan

Pantauan di lokasi bekas proyek sekolah intelijen itu pada Jumat (29/4), kini menjadi tempat kumpul remaja berseragam sekolah. Selain itu, pecahan kaca yang diduga berasal dari botol miras berserakan di jalanan komplek proyek gagal tersebut.

Bahkan, bekas bangunan negara tersebut kerap dijadikan tempat mesum oleh para remaja.

“Dulu gedung BIN bang. Bu Mega dulu yang meresmikan peletakan batu pertama. Sekarang jadi tempat orang pacaran dan kumpul-kumpul,” kata Andi, salah satu warga yang tinggal di sekitar bekas gedung sekolah BIN tersebut, Jumat (29/4).

Pembangunan proyek sekolah intelijen ini dulunya dianggarkan dari APBN dengan lama pekerjaan 10 bulan. Sudah 13 tahun berlalu sekolah yang akan bernama International School of Intelligence (ISI) yang sempat mendapat penolakan warga hanya menjadi bangunan setengah jadi.

Pada Proyek Sekolah Intelejen Negara, banyak laporan dari warga yang tidak pernah mendapatkan ganti rugi atas tanah yang digunakan

Kedua proyek tersebut Mangkrak sudah lama, tapi mengapa Jokowi membedakan perlakuan terhadap kedua proyek tersebut

Jokowi memperlakukan proyek hambalang sebagai komoditas politik kepada presiden sebelumnya; menunjukkan sindiran keras yang seolah menyatakan ketidakmampuan SBY untuk menyelesaikan proyek besar tersebut

Pertanyaannya, lalu mengapa proyek sekolah intelejen negara yang mangkrak tidak mendapatkan perhatian oleh Presiden Jokowi; apakah karena tidak ada nilai politisnya? atau karena yang memabangun dan melakukannya adalah Presiden Megawati Soekarnoputri sang ketua umum partai nya sendiri, ironis

(Adityawarman @aditnamasaya)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY